Skip to content

Tentang Anggota

Beliau adalah Mrs. Farida, manajer pelatih d’VONBIA. Totalitas dan pengabdiannya tak perlu lagi diragukan. Apalagi, beliau tuh pengertian dan jiwa keibuannya kuat banget.

Sering kalau mau lomba, rumah pribadi beliau berubah jadi markas besar d’VONBIA (coz debater suka latihan sampai larut malam). Hehehe, jadi rumah beliau sementara dijadikan basecamp.

Yang ini adalah Mr. Iis Kusaeri. Beliau adalah pelatih utama d’VONBIA. Games selalu jadi andalan beliau dalam pengajarannya, termasuk debat. Tanya kenapa? Karena dengan game, maka siswa merasa enjoy dalam pelajaran.

Harapan beliau tuh, agar anak didiknya menjadi jauh lebih baik dari beliau. Selain itu, beliau juga berharap agar anak didiknya berlatih lebih giat daripada beliau.

Yang ini namanya Luluk. Dalam timnya, dia berperan sebagai 1st speaker. Analoginya runut, jelas dan gamblang. Bagus banget.

Dozki kini (tahun 2010) duduk di kelas XII, jadi sudah nggak aktif lagi dalam debat. Namun begitu, dozki n temen se-tim masih sering nengok’in debaters penerus untuk kasih semangat.

Kalau yang ini Lucia. Dozki berperan sebagai 2nd speaker dalam tim-nya. Walau suaranya kecil, tapi analoginya dalam argumennya tak sekecil suaranya. Rebuttlenya juga bagus.

Dozki tuh juga kelas XII, jadi satu kelas dengan Luluk. Nah, di tim debat jadi satu, di sekolah juga satu kelas. Wah, pazti asik tuh…. Di kelas ngobrolin debatt… Hehehehe, moga aja nggak pernah bosen… and jangan pernah bosen…

Kalau yang ini UUT, 3rd speaker. Kritiz bangetz… Suaranya lantang, keras, menggelegar dan membahana bagai guntur di langit… (hwa..hwa..hwa…). Sama seperti 3rd speaker lainnya, dozki tuh cenderung suka mendengarkan pendapat orang lain, kemudian dibantah. Wuihh… serem.

Nah, dia dan dua temennya di atas tuh rukun nggak hanya di tim debat. Tapi ternyata mereka kini jadi temen satu kelas juga. Entah kebetulan atau rejeki ya??? Padahal masih ada sekian kelas di tingkat XII. Oke dech, buat kalian sukses aja selalu.

Kalau yang ini namanya Fitri, tahun ini (2010) juga duduk di tingkat XII. Dia berperan sebagai pembicara pertama dalam tim-nya. Gaya bicaranya ceplas-ceplos, sedikit cadel or pelat (hehehehehe….). Dia tuh speakingnya bagus, cocok jadi tour guide…

Nah, kalau udah jadi tour guide, jangan lupa ya ama debater2 newbie,,, hehehe…. Sukses aja dech buat kamu. Semoga tercapai cita2nya dan nggak cadel lagi, wkwkwkwk…

Yang ini tuh namanya Yulia, 2nd speaker di tim-nya. Sama dengan 1st speaker-nya, dia juga suka ceplas and ceplos. Hobinya, mengadakan dialog utara – selatan (istilah untuk ngobrol ngalor – ngidul, heheheheh). Masih sama dengan pembicara pertaman-nya, dia juga cadel, wkwkwkwk…. Tapi untuk urusan english speaking, dia jagonya. Cas … cis … cus …

Oke dech Yul, selamat berjuang. Jangan lupa sekali – kali tengok debater newbie-nya. Biar mereka tambah semangat. Sekalian biar kalian kenal dengan penerus kalian di d’VONBIA english debating society, Okay??? Sukses dech buat kamu.

Nah, yang kecil imut dan energik ini namanya Silvia. Hobi beratnya adalah : godain temen, hehehehe… Kalau udah bisa godain temennya, puas dech dozki.

Dozki tuh selain suka godain temennya, juga seneng sama bangsanya rujak uleg bikinan mbok Paijah… hehehhee ngarang.

Oke, yang ini bener dech. Dozki tuh semangatnya ndak pernah mati, selalu energik. So, kecil-kecil cabe rawit.

Nah, yang ini namanya Bella. Orangnya gedhe, seperti semangatnya heheheh… Dalam tim-nya dozki bertugas di 1st speaker. Hobi beratnya : ngemil… Pantes lah, gedhe.

Nah, untuk urusan debat nih, dozki suka elaborasi sendiri. Bagus tuh… khan biar melatih memori, biar kuat katanya. Hehehe, Oke dech Bela,, belajar terus ya, jangan pernah patah semangat. You are never flat… Kobarkan semangatmu yang besar, sebesar badan..eh…pemikiranmu….

Yang satu ini adalah Octa, debater dengan tubuh mungil namun pemikiran yang nggak mungil. Runut dan jelas argumennya. Gaya bicaranya ceplas ceplos and energik. 2nd speaker ini selalu tampil dengan semangat tinggi.

Pepatah mengatakan, kecil-kecil cabe rawet. Octa emang kecil…. wkwkwkwk…Sukses saja, tetap jaga semangat dan jangan pernah menyerah.

Satu-satunya debater cowok di tingkat XI (wah, enak tuh jadi raja). Dozki bertugas di 3rd speaker di timnya. Sering tuh temen2 satu tim di sanggah waktu elaborasi. Wuih,, tega nian kau.

Bagian-bagian yang sengsara ya ini, misalnya mindahin bangku, podium, mikrophone, bahkan menyediakan alat untuk latihan debat. Semua di borong… Wah, pemborong baru ya mas.. Boleh bikin rumah yang bagus ya, biar nanti buat basecamp d’VONBIA. Biar kalau latihan sampai malam ndak numpang di rumah Mrs. Farida.

Yang satu ini namanya Izzati, 1st speaker di tim-nya. Dozki tuh rajin di debat. Jarang terlambat lho kalau latihan. Biar hujan datang, debat tetap datang. Wkwkwkk…

Oke, tetap rajin dan tetap semangat. Jangan lupa tiap hari speaking, agar semakin lancar. Kalau lancar khan bagus tuh, bisa buat bekal masa depan nanti. Semangat…semangat dan terus jaga semangat…

Sukses aja ya…

Yang satu ini namanya Azizah. Speaking style-nya tuh british banget. Kalah tuh orang bule…wkwkwkwkkw…

Dozki bertugas di 2nd speaker di tim-nya. Kalau lagi kasih argumen, wah wah wah… kadang dia suka ketawa sendiri, padahal ndak ada yang lucu (hehehehe).

Okay, teruskan belajarnya dan berlatih terus. Jangan pernah patah semangat.

Naahh, yang ini tuh namanya Vonny. Orangnya kalem banget. Tapi jangan salah, biar kalem tapi argumennya garang. Biar lemah lembut, tapi ganas juga. Apalagi rebutle-nya, hehehehe…

Okay Von, teruslah berjuang dan belajar demi masa depan. Yang penting semangat tinggi, setinggi langit di angkasa raya.

Semua debater2 d’VONBIA, we love you all. You are the best in our school. The best, 4ever and ever. Yes, it is true.

Yang ini tuh namanya Afida. Orangnya rajin, tekun dan tak pernah patah semangat. Ada satu lagi, ndak gampang nyerah sama keadaan.

Kemana-mana suka bawa buku debat nih anak (hehehehe, kayak piket aja). Yaw da dech, tetep semangat dan keep speaking English everyday.

Yang satu nih tuh namanya Tyas. Orangnya rajin, semangat juga. Sedikit emosian sih (hehehehehe). Tanggap situasi dan rame (hehehehehe). Kalau ndak ada Tyas tuh, suasana ndak bakalan rame…

Teus semangat aja dech, mg2 jadi debater handal di kemudian hari. Okay??

Naah, yg ini namanya Paramitha. Tipe orang pekerja keras juga nih. Analogi oke, speaking oke, semangat oke. Ndak ada kata menyerah di kamusnya, yang ada : maju terus pantang mundur (apalagi kalau dibelakangnya ada tembok).

Othre dech, pokok’e ampun ngantos kesupen speaking bahasa inggris saben dinten.

Yang satu ini namanya Yeti. Orangnya kaleemmmm banget, superrrr kaleeeeem dech. Semangatnya bisa dibilang oke, tipe orang yang teliti dan pemerhati.

Otre dech, pokoknya terus speaking bahasa inggris Ya….

d’VONBIA…YESSSS…….

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: