Skip to content

MISS UNIVERSE (MULUTMU HARIMAUMU)

13 July 2008

Jika ada pertanyaan yang diajukan kepada salah satu kandidat miss universe; (Putri, dari Indonesia) kenapa ya kita manusia mempunyai sebuah mulut untuk berbicara dan dua buah telinga untuk mendengar? Entah apa yang akan disampaikan miss kita tersebut. Tapi pasti jawaban yang muncul adalah jawaban yang tersusun secara matematis. Kita semua tahu kalau untuk jadi Miss Indonesia tidak mudah. Banyak hal yang harus kita kuasai, terutama pola pemikiran kita yang harus kritis menanggapi suatu masalah.

 

Putri, dengan segala kelebihan dan kekurangannya telah berusaha menunjukkan diri sebagai wakil bangsa kita di kancah internasional. Tanpa banyak bicara, (seperti orang kebanyakan yang memprotes keikut sertaannya di ajang Miss Universe) ia terus berkarya, bekerja dan berusaha. Ia tidak menggunakan mulutnya untuk banyak omong, tetapi ia lebih banyak menggunakan dua buah telinganya untuk mendengar.

 

Tuhan tidak hanya menciptakan kita dengan sebuah mulut untuk berbicara, namun Tuhan juga membekali kita dengan dua buah telinga untuk mendengar. Satu mulut dengan dua telinga, maksudnya kurang lebih agar kita lebih banyak mendengar daripada berbicara.

 

Mungkin kita manusia hanya butuh waktu 3 atau 4 tahun untuk belajar berbicara sejak kita dilahirkan. Itu berarti bahwa kita saat berusia 3 atau 4 tahun mulai dapat berbicara. (Walau mungkin dengan kata-kata yang sederhana). Namun pernahkan kita sadar berapa waktu yang kita butuhkan untuk belajar diam? Seumur hidup kita!!! Mari kita tengok kenyataan di sekitar kita. Banyak orang berbicara tanpa tahu kapan ia harus berhenti. Setiap orang ngomong tanpa mengerti batasan waktu. Apalagi kalau kita sudah rasan-rasan (membicarakan orang lain), maka tak pelak kita akan lupa akan waktu.

 

Dengan satu mulut dan dua telinga, mustinya kita ngerti bahwa kita seharusnya lebih banyak mendengar daripada bicara. Mencerna apa yang kita dengar, sehingga kita semakin hari akan semakin kaya akan pengetahuan. Lihatlah sosok Putri. Ia menjadi seperti sekarang tentu karena ia telah belajar banyak dari mendengar. Ia kaya akan pengalaman dan pengetahuan.

 

From → Artikel

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: