Skip to content

HUKUMAN MATI (DEATH PENALTY)

13 July 2008

Hukuman mati memang masih menjadi kontroversial hingga saat ini. Banyak sekali perdebatan mengenai hal ini. Pro dan kontra menjadi sebuah polemik yang tidak kunjung selesai. Benarkah hukuman mati menjadi efek jera terhadap pelaku kejahatan? Apakah hukuman mati bertentangan dengan hak asasi manusia? Ya, sulit sekali mendapatkan jawaban yang tepat atas pertanyaan tersebut. Banyak opini yang berkembang dengan sudut pandang yang berbeda.

 

Tulisan ini mencoba menggambarkan hukuman mati dari sudut pandang penderita atau terpidana. Mati adalah harga yang tidak bisa ditawar oleh semua makhluk yang ada di dunia ini, Superman sekalipun pasti mati. Kapan dan bagaimana kita mati, tidak ada satupun yang tahu. Itu adalah rahasia terbesar dalam dunia ini. Bagi terpidana mati itu sendiri, hukuman mati yang ditetapkan sudah jelas. Jika sudah ditetapkan tanggal eksekusi, maka secara matematis semua orang tahu kapan dan bagaimana ia mati.

 

Jika kita berada di posisi tersebut, bagaimana perasaan kita? Orang yang tidak tahu kapan dan bagaimana ia mati saja sering takut jika membicarakan kematian, apalagi orang yang secara matematis tahu kapan dan bagaimana ia akan mati. Perasaan takut, cemas dan sebagainya campur aduk menjadi satu. Tentang bagaimana keluarga yang ditinggalkan, tentang bayangan bagaimana kehidupan selanjutnya, (mengingat statusnya yang dalam keadaan “berdosa”).

 

Ngeri dan menyeramkan. Harus berdiri dengan keadaan terikat dan mata tertutup menghadapai regu tembak. Duh, sungguh suatu hal yang sangat menyiksa. Membayangkan bagaimana rasanya jika mendengar letusan senjata api, kemudian bagaimana rasanya jika peluru bersarang ditubuh.

 

Beda dengan orang yang mati secara “wajar”. Entah tiba-tiba jatuh kemudian mati, tentu beda. Ia yang secara matematis tidak tahu kapan dan bagaimana ia akan mati tentu sebelumnya tidak mempunyai pikirang yang neko-neko. Tidak berpikir bagaimana harus gemetar berdiri di depan sekian orang regu tembak, tidak berpikir bagaimana dan bagaimana. Jelas kentara sekali perbedaannya.

 

Sekali lagi jika dihadapkan di posisi yang sama dengan terdakwa hukuman mati, apalagi jika eksekusi tidak kunjung datang, bagaimana perasaan Anda? Siapkah Anda untuk mati (dengan keadaan demikian)?

From → Artikel

One Comment
  1. flanker permalink

    Kalau berbicara tentang hukuman mati, mungkin lebih baik melihat latar belakang di mana (negara mana) hukuman itu dilaksanakan. memang hak asasi manusia itu sama di seluruh dunia, namun karakter, sifat, dan keluhuran serta tujuan suatu bangsa juga patut dilihat. Mngkin di negara maju yang memiliki rata-rata penduduk yang lebih bermoral dan berpendidikan mental spiritual yang baik, hukuman mati menjadi alternatif terakhir, bahkan setelah diilakukan berbagai macam terapi terhadap pesakitan. namun di Indonesia, bisa saja hukuman itu cukup baik diadakan mengingat mentalitas bangsa dan tingkat kesadaran hukum dan spiritualitasnya yang tegolong rendah. mungkin masih sedikit seperti hewan yang harus banyak “dicambuk” daripada hanya diberi pengertian, namun bila memang ada tujuan bangsa/pembuktian yang hendak dicapai (misal: bahwa hukum di negara kita bisa kuat) maka hukuman mati itu bisa jadi sebagai sarana shock theraphy bagi masyarakat. mungkin bila besok masyarakat kita sudah bisa berkembang cukup dewasa, hukuman mati bisa diperlunak.
    yang penting itu tujuannya dan caranya yang bukan sekedar baik, tapi juga harus tepat.
    untuk masalah cara pandang dari sisi terdakwa, ya kalau saya emang bersalah, ya sudah to, resiko saya. paling tidak saya menjadi bukti bahwa hukum masih tegak dan aparat tidak main-main dalam menjalankannya.bagaimanapun orang yang jahat toh adalah orang yang tidak siap hidup maupun mati…mau mati pake cara apa dan kapan ya itu resiko kehidupan yang nantinya dipakai oleh orang lain untuk jadi bahan refleksi…
    =)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: