Skip to content

PENTINGKAH KULIAH?

7 June 2008

Jika Anda disodori sebuah pertanyaan simple, “Pentingkah kuliah?” Kira-kira jawaban apa yang akan Anda lontarkan? Penting? Atau tidak? Apapun jawaban Anda, sah-sah saja. Tetapi jika pertanyaan kedua dilontarkan kepada Anda, “Untuk apa?” Tentunya bermacam-macam jawaban yang akan timbul, entah jawaban itu didasari oleh fakta atau hanya sebuah logika.

Menuntut ilmu setinggi langit adalah kewajiban, baik bagi negara sebagai pengelola kebijakan suatu bangsa ataupun warga masyarakat sebagai bagian dari suatu bangsa. Di masa kini, kurang lengkap rasanya kalau tidak kuliah. Itu yang ada dalam benak para pemuda kita. Kuliah selain dapat meningkatkan status sosial, juga dianggap sebagai gerbang menuju masa depan.

Kuliah menjadi dasar harapan bagi kebanyakan pemuda kita untuk meraih cita-cita. Setidaknya dengan gelar yang disandang akan lebih memudahkan mereka untuk melamar pekerjaan dibandingkan dengan mereka yang lulus SMA atau sederajat. Tetapi pertanyaannya, benarkah demikian?

Fakta menunjukkan banyak pemuda kita yang bergelar sarjana tetapi belum bekerja. Jika dihitung, tentu jumlahnya akan sangat banyak sekali. Apalagi ditambah dengan lulusan-lulusan baru yang tiap tahun bermunculan. Pun sebuah fakta bahwa banyak sarjana yang bekerja dengan gaji sekelas lulusan SMA atau sederajat. Cukup memprihatinkan.

Virus yang namanya “kuliah” cukup mampu membius pemuda kita untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal itu memang penting dan harus didukung. Tetapi jika alasan kuliah hanya untuk sekedar gaya, ikutan tren dan hanya untuk menunjukkan status sosial, rasanya kok kurang pas. Kurang bijak. Hasil yang diraih tentu berbeda dengan yang didasari oleh pentingnya kuliah karena pendidikan.

Kuliah itu penting. kuliah itu urgen. Tentu jika didasari oleh prinsip untuk meningkatkan pendidikan. Dengan pendidikan kita dapat menyiapkan diri agar dapat tahan uji dalam hidup dan kehidupan. Kuliah bagi kita sebagai sarana untuk belajar hidup dengan benar(setidaknya itu yang ada dalam opini saya), dan meraih life skill.

 

From → Artikel

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: